AND BLOG
Senin, 04 Desember 2017
Senin, 27 November 2017
Alpukat Bagi Kesehatan
Kesehatan Jantung
Alpukat mengandung vitamin B6 dan asam folat, yang membantu mengatur kadar homocysteine. Tingkat tinggi homosistein dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Alpukat juga mengandung vitamin E, glutathione, dan lemak tak jenuh tunggal, yang membantu dalam menjaga kesehatan jantung.
Mengontrol Tekanan Darah
Alpukat merupakan sumber potassium/kalium yang sangat baik, yang dapat membantu mengrontrol level tekanan darah.
Anti-inflamasi
Senyawa phytonutrisi yang ditemukan dalam alpukat, seperti polifenol dan flavonoid telah ditemukan memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga mengurangi risiko gangguan inflamasi dan degeneratif.
Menurunkan Kadar Kolesterol
Alpukat kaya akan senyawa yang disebut beta-sitosterol yang telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar kolesterol darah.
Menurut sebuah penelitian, pasien dengan hiperkolesterolemia
ringan yang memasukkan alpukat dalam diet mereka selama 7 hari memiliki total 17 persen penurunan kadar kolesterol darah, penurunan 22 persen di kedua LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, dan peningkatan 11 persen dalam tingkat HDL (kolesterol baik)Menurut sebuah penelitian, pasien dengan hiperkolesterolemia
Kesehatan Mata
Alpukat adalah sumber lutein karotenoid, yang dikenal dapat membantu melindungi terhadap degenerasi makula dan katarak yang berhubungan dengan usia.
Mengontrol Kadar Gula Darah

Bagi penderita diabetes, alpukat sangat baik disertakan dalam pola diet diabetes. Lemak tak jenuh tunggal (baik) di dalam alpukat dapat membalikkan resistensi insulin yang akan membantu mengatur kadar gula darah. Alpukat juga mengandung serat larut yang menjaga dapat kadar gula darah tetap stabil.
Mencegah Cacat Lahir
Alpukat kaya akan folat, unsur vitamin B yang biasa dikenal sebagai asam folat. Satu cangkir alpukat menyediakan sekitar 23% dari nilai harian folat yang direkomendasikan. Tingginya jumlah folat dalam alpukat sangat penting dalam pencegahan cacat lahir bagi waninta yang mengandung.
Mengurangi Resiko Stroke
Tingginya tingkat folat dalam alpukat juga dapat melindungi seseorang dari serangan stroke. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa orang yang makan diet kaya folat memiliki risiko lebih rendah terkena stroke daripada mereka yang tidak
Mencegah Kanker
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa alpukat dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat. Asam oleat dalam alpukat juga efektif dalam mencegah kanker payudara.
Melawan Radikal Bebas
Alpukat mengandung glutation, sebuah antioksidan kuat yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, sehingga imunitas tubuh tetap terjaga dan juga mengurangi resiko kanker.
Sifat Anti-penuaan
Kaya akan antioksidan, alpukat sangat bermanfaat dalam melawan gejala penuaan. Glutathione dalam alpukat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mendorong sistem saraf yang sehat.
Mengatasi Bau Mulut
Alpukat adalah salah satu pencuci mulut alami dan obat bau mulut terbaik. Itu karena alpukat membersihkan usus, yang merupakan penyebab utama lidah-berlapis dan bau mulut.
Meningkatkan Penyerapan Nutrisi
Asupan Alpukat dikaitkan dengan peningkatan penyerapan gizi oleh tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa, ketika peserta makan salad berisi alpukat, mereka menyerap lima kali jumlah karotenoid (kelompok nutrisi yang mencakup beta karoten dan lycopene) lebih banyak daripada mereka yang tidak memasukkan alpukat dalam saladnya.
Perawatan Kulit
Minyak alpukat ditambahkan dalam banyak kosmetik karena kemampuannya untuk memelihara kulit dan membuat kulit Anda bersinar. Hal ini juga membantu dalam mengobati psoriasis, penyakit kulit yang menyebabkan iritawsi kulit dan kemerahan.
Menambah Berat Badan
Alpukat mengandung 200 kalori dalam takaran 100 gram. Biasanya, buah-buahan memiliki sekitar 60-80 kalori untuk 100 gram. Karena jumlah tinggi kalori, alpukat adalah diet terbaik bagi orang-orang yang ingin menambah berat badan. Alpukat merupakan sumber kalori yang sehat, tidak seperti banyak makanan padat kalori lainnya yang mungkin mengandung kelebihan lemak jenuh dan gula.
https://www.webkesehatan.com/alpukat-kandungan-nutrisi-manfaat-kesehatan/
Senin, 07 September 2015
Manfaat Apel
Apel (Malicus domestica) merupakan tumbuhan buah yang memiliki rasa manis dengan kandungan banyak air untuk memberi kesegaran saat melewati tenggorokan. Kulit buah ada yang merah, hijau dan kuning tergantung jenis dari apel itu sendiri. Apel didapat dari pohon apel yang menurut sebagian ahli merupakan tumbuhan pertama yang menjadi tanaman pertanian, buah-buahannya diperbaiki dengan proses seleksi selama ribuan tahun.
Apel adalah buah yang tumbuh dengan baik pada kawasan dengan iklim yang dingin, tetapi Asia Tengah adalah negara-negara yang pertama kali menanam pohon apel, dengan demikian bisa pula dikatakan kalau buah ini (juga) subur pertumbuhannya pada kawasan tropis.
Tak heran semua kalangan menyukai apel, daging buah yang keras ketika digigit akan mengeluarkan banyak air. Kebanyakan orang makan apel saat kondisi mentah (tak dimasak) dan para ahli pun menganjurkan hal tersebut. Berbagai jenis olahan apel yang dimasak adalah saus apel dengan memasak buah ini sampai lunak, selain itu juga sering dibuat menjadi minuman sari buah apel (jus).
Nutrisi dan Mineral Dalam Apel
Buah apel mengandung berbagai vitamin dan mineral yang semuanya bekerja sama untuk memberikan kontribusi terbaik terhadap sistem tubuh manusia agar sehat dan terlindungi dengan baik.
Apel mengangung flavonoid, polifenol dan vitamin C yang bertindak sebagai anti-oksidan untuk melindungu tubuh dari bakteri dan virus yang mengancap kesehatan. Kandungan beta-karoten (Vitamin A) di dalamnya mampu melawan sel kanker dan menurunkan kolesterol. Terdapat pula turunan vitamin B komplek seperti tiamin, riboflavin dan piridoksin untuk memperkaya khasiat dari buah apel.
Manfaat Buah Apel
![]() |
| (c) Fanpop |
1. Mencegah Kanker
Apel bersifat sebagai anti-kanker yang tentunya sangat efektif untuk melindungi tubuh dari sel-sel kanker.
Para ilmuwan dari American Association for Cancer Research sepakat memberi pernyataan bahwa konsumsi flavonoid yang tersimpan banyak dalam buah apel dapat membantu menurunkan risiko terhadap penyakit kanker pankreas mencapai 23 persen.
Di dalam kulit apel juga terdapat senyawa bernama triterpenoid yang melengkapi kinerja flavoanoid untuk mencegah pertumbuhan tiap sel kanker, potensi tersebut telah diidentifikasi oleh para peneliti dari Cornell University. Maka dari itu ketika hendak konsumsi apel, jangan buang kulitnya karena bagian tersebut juga memberikan khasiat pada kesehatan.
Karena buah apel juga kaya akan serat (sekitar 4 gram) dalam ukuran sedang, penyakit kanker kolorektal dapat dikalahkan cukup rutin makan buah ini tiap harinya.
2. Menurunkn Kolesterol
Apel sangat kaya akan serat larut yang fungsinya bersaingan dengan lemak dalam usus. Kedua nutrisi yang saling bersaing tersebut akan mengakibatkan penurunan penyerapan LDL (Low Density Lipoprotein) atau kadar kolesterol jahat dan melebihkan produksi atau penyerapan kadar HDL (High Density Lipoprotein) atau kolesterol baik yang sangat diperlukan tubuh. Dengan demikian memberi kesimpulan dengan sendirinya bahwa apel dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan memperbanyak jumlah kolesterol yang baik.
3. Meningkankan Sistem Kekebalan Tubuh
Apel mengandung anti-oksidan yang dikenal dengan flavonoid dan quercetin, terutama pada apel dengan kulit merah. Salah satu antioksidan tersebut, tepatnya quercetin akan meningkatkan sistem imun manusia untuk membangun tameng alami dari virus penyebab penyakit.
Ditambah dengan kandungan vitamin C dan serat yang bersifat sebagai anti-inflamasi sehingga peranan quercetin sedikit diringankan oleh kedua nutrisi ini. Karena hal ini banyak ahli yang menganggap apel sebagai buah pemacu imunitas tinggi.
4. Mencegah Alzheimer
Satu cangkir jus apel yang Anda minum ketika cuaca terik dapat memperbaiki sel-sel saraf pada otak yang mengalami kerusakan, ini berkat peranan flavonoid sebagai antioksidan kuat. Jika begini terus, keistimewaan apel yang akan tubuh rasakan adalah terhindar dari penyakit Alzheimer.
5. Mengobati Asma
Masalah pernapasan yang terjadi akibat rusaknya fungsi utama dari paru-paru ini telah mengidap banyak orang, karena itu asma dikatakan sebagai penyakit umum.
Untuk mengurangi gejala asma dan mengobati secara perlahan, Anda bisa memanfaatkan buah apel karena kandungan fitokimia dan polifenol nya membantu tubuh memulihkan asma.
Para peneliti mengatakan bahwa anak-anak yang terbiasa minum jus apel secara teratur tiap harinya menunjukkan terjadinya penurunan risiko terhadap serangan asma dan masalah pernapasan lain. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa apel adalah buah yang ditakuti oleh penyakit asma anak.
6. Mengendalikan Gula Darah
Buah apel akan membantu menepis radikal bebas oksigen yang berpotensi besar menyebabkan diabetes. Ini dikarenakan tingginya kandungan serat larut dan pektin yang memiliki peranan sebagai pengendali kadar gula darah dalam tubuh dengan mengangkut gula ke dalam aliran darah pada siklus yang lebih lambat.
Wanita yang setiap hari setidaknya makan satu buah apel dapat memperkecil kemungkinan terserang penyakit diabetes tipe 2 hingga 28 persen dibandingkan dengan mereka (para wanita) yang tidak konsumsi apel.
7. Mencegah Batu Empedu
Batu empedu terbentuk karena dalam empedu menyimpan terlalu banyak kolesterol sehingga mengalami pengerasan, hal ini sangat identik pada orang yang kelebihan berat badan.
Untuk menghambat pembentukan batu empedu, dokter menyarankan mereka yang gemuk untuk melakukan diet tinggi serat agar kadar kolesterol jahat yang menumpuk dalam tubuhnya terkontrol. Dalam mengendalikan kolesterol tubuh, serat pektin juga berkontribusi dalam mengurangi penyerapan LDL.
8. Menetralkan Irritable Bowel Syndrome
Irritable Bowel Syndrome adalah suatu kondisi medis yang diindikasikan dengan nyeri perut dan kram, serta ada perubahan pola buang air besar. Erat pula terhadap diare dan sembelit.
Untuk mengontrol gejala tersebut, dokter merekomendasikan tiap orang untuk menghindari susu dan makanan berlemak dan menggantinya dengan asupan tinggi serat yang terdapat dalam buah apel.
9. Mengeluarkan Racun
Makanan dan minuman yang dikonsumsi tiap hari selalu menyisakan racun dalam hati yang mana bila dibiarkan menumpuk akan merusak fungsi hati, bahkan merembet mempengaruhi organ tubuh lain.
Salah satu langkah mudah yang dapat Anda lakukan adalah makan buah-buahan yang tinggi vitamin, mineral dan serat seperti apel untuk membantu mendetoksifikasi racun dari dalam hati Anda, jika racun sudah disapu bersih Anda tidak perlu khawatir akan penyakit yang mungkin menyerang Anda akibat rusaknya hati.
10. Mencegah Katarak
Dalam sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini (merupakan jangka panjang) menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kebiasaan makan buah-buahan yang kaya antioksidan seperti apel dapat memperkecil kemungkinan mengalami kerusakan mata seperti katarak sebanyak 10 sampai 15 persen.
11. Mencegah Wasir
Penyakit wasir disebabkan oleh pembuluh darah yang mengalami pembengkakan pembuluh darah akibat adanya tekanan berlebih yang membebani panggul dan dubur. Meskipun wasir bukan penyakit mematikan, rasa sakit yang dihadirkan dapat mengganggu keseharian Anda. Untuk membantu meringankan wasir Anda bisa makan buah tinggi serat seperti apel.
12. Menurunkan Berat Badan
Apel adalah buah yang banyak mengandung serat dan rendahnya kalori dapat Anda jadikan makanan untuk menunda rasa lapar. Hal ini berpotensi besar terhadap penurunan berat badan karena lemak dalam tubuh ikut terbakar.
13. Memutihkan Gigi
Menggigit daging apel sama seperti menggosok menggunakan sikat dan pasta gigi, yang menjadikan apel lebih hebat dari kedua alat dan bahan untuk memutihkan gigi tersebut karena membantu meningkatkan sekresi air liur dalam mulut sehingga mencegah terjadinya kerusakan gigi.
Buah apel merupakan sikat dan pasta gigi alami yang juga merupakan rahasia gigi putih para dokter, jadi jika Anda ingin memiliki gigi yang putih berseri seperti para dokter, rajin-rajinlah makan buah apel saat waktu santai.
14. Mencegah Kanker Kulit
Apel juga membantu memelihara kondisi kesehatan kulit dari dalam sehingga tampilan pesona yang terpancar sangat menakjubkan, salah satu kehebatannya adalah mencegah kanker kulit.
Apel merupakan sumber vitamin A yang menurut dokter membantu mengurangi risiko terhadap kanker kulit. Satu buah apel ukuran besar dapat memenuhi kebutuhan vitamin A harian pada pria sampai 5% dan wanita sampai 4%.
15. Menghilangkan Kantung Mata
Mata yang digunakan untuk melihat objek terlalu lama tanpa diberi waktu istirahat sejenak dapat mengakibatkan timbul kantung di bawah mata serta lingkaran hitam di area mata.
Jika Anda terpaksa untuk begadang, sebelum tidur lakukan perawatan dengan masker mata. Iris buah apel dan letakkan diatas kedua mata, pastikan agar kelopak juga tertutupi. Atau, Anda bisa mencampurkan 2 sendok makan sari apek dengan kentang parut untuk menutupi mata dengan memberi alas kain hangat. Setelah itu biarkan mata dirileksasi selama 10 sampai 20 menit, setelah itu bilas dengan air hangat.
16. Mengtasi Kulit Berjerawat, Kendur dan Berminyak
Campuran antara bubur apel mentah dan cuka sari apel yang dioleskan pada wajah dapat mengatasi masalah kulit wajah berminyak yang memicu timbulnya jerawat. Apel juga menyetarakan tingkat pH kulit yang menurunkan tingkat produksi minyak pada kulit wajah.
Untuk mengencangkan kulit wajah dan melancarkan sirkulasi darah ke seluruh lapisan kulit Anda bisa mengoleskan cuka sari apel pada wajah menggunakan kapas yang dibentuk bulat seperti bola. Perawatan ini sama halnya seperti toner.
17. Mengangkat Kotoran Yang Menempel Pada Kulit
Wajah (terutama) dan kulit tubuh lain tidak bisa dipisahkan oleh debu jalanan, tugas Anda sebagai pemiliknya adalah merawatnya agar tetap bersih dan sehat. Cobalah membuat masker dari buah apel yang telah dimasukkan ke dalam lemari es selama satu jam atau lebih, kemudian balurkan pada seluruh kulit tubuh, terutama wajah.
18. Melindugi Kulit Dari Sinar Matahari
Terlalu sering terpapar teriknya sinar matahari dapat mengakibatkan kulit terbakar, kering, kusam bahkan mengalami pengelupasan. Untuk itu apabila Anda lebih sering bekerja di bawah terpaan matahari, mengolesi tubuh dengan pasta apel yang sudah dicampurkan dengan satu sendok teh gliserin dan pulp dan membiarkannya selama 15 menit dapat memberikan perlindungan lebih terhadap sinar ultraviolet.
19. Melindungi Kulit Kepala dan Rambut Agar Tetap Sehat
Apabila Anda sedang dihadapkan dengan masalah kesehatan rambut, sepertinya buah apek cocok dijadikan bahan perawatan untuk mengurus masalah terkait rambut seperi kerontokan, kepala kering, berketombe dan rambut beruban.
Langganan:
Postingan (Atom)
